oleh

Asosiasi Pendeta Indonesia DPC Pelalawan Audensi dengan Disduk Capil Pelalawan.

Pelalawan, Dikeprinews.Com –
Asosiasi Pendeta Indonesia (API) DPC Kab. Pelalawan lakukan audensi dengan Disduk Capil Kabupaten Pelalawan yang bertempat  diruangan Sekretaris dinas pencatatan sipil kabupaten Pelalawan Selasa 09/09/2019.

Audensi tersebut dihadiri sekretaris Disduk Capil Jony Naidi S.Sos,Kabid Pencatatan,Ardayanti S.Ag,Kasi Pencatatan Heriyanto,dan Jarbaini Hakim S.Pd.M.Pd. Audensi tersebut Turut hadir penyelenggara Kristen Liston Naibaho SE dari  Bimas Kristen Protestan.

Dari  pengurus API Kab Pelalawan sendiri diwakili  oleh   ketua Asosiasi Pendeta Indonesia Alferi Pasaribu S.Th, sekretaris API P.Simanjuntak S.Th.SH. bendahara API.Pdt Matius Ampera L.Gaol M.Th dan beserta anggota jajaran API Pelalawan, Pdt Partomuan Panjaitan, Pdt Marojahan Sitanggang S.Pak, Pdt Iren Davidson Pasaribu Pdm  dan Samuel P.S.Th.S.Pd.

Audensi tersebut dibuka oleh sekretaris Disduk Capil Kabupaten Pelalawan bapak Jony Naidi S.Sos, dalam penyampaiannya beliau mengucapkan trimakasih dan selamat datang kepada Pengurus API kab Pelalawan, dan memberikan sedikit paparan tetang pengurusan dan syarat – syarat untuk mengurus akte pernikahan sesuai aturan yang berlaku, dan setelah itu Sekdis Dukcapil langsung menyerahkan kepada kabid Pencatatan, Ibu Ardayanti untuk menjelaskan apa saja persyaratan -persyaratan yang harus di Lengkapi dalam pengurusan Akte Pernikahan tersebut.

Ardalina menjelaskan kepada pengurus API Pelalawan persyaratan – persyaratan  yang harus di lengkapi dalam pengurusan akte perkawinan
1. Melaporkan ke Dukcapil bahwa mereka akan melakukan Pernikahan di Gereja  sepuluh hari sebelum pemberkatan pernikahan di laksanakan.
2. Mengurus surat pengantar nikah dari kelurahan setempat.
3. Mengisi Formulir Pernikahan.
4. Photo copy KTP dari masing masing orang tua dari kedua belah pihak.
5. KTP ke dua orang yang bersangkutan dan KTP dua orang saksi.

” Setelah pegawai disduk Capil memeriksa pemberkasan nya sudah lengkap, disduk capil akan mengeluarkan pengumuman dalam jangka waktu sepuluh hari, jikalau dalam waktu sepuluh hari tidak ada sanggahan dari pihak manapun, maka pegawai Dukcapil akan datang ke gereja dimana di lakukan pemberkatan pernikahan untuk melakukan register yang akan  di tanda tangani kedua orang tua dari kedua belah pihak, dua orang saksi, serta kedua suami istri, dan sesudah penanda tanganan register  maka pegawai Dukcapil akan menyerahakan  akte perkawinan nya kepada pasangan suami istri tersebut,” ungkap Ardalina menjelaskan.

Adapun audensi tersebut juga diselingi dengan tanya jawab antara pengurus API dengan pegawai Disduk Capil, seputar pengrusan – pengurusan akte perkawinan, dan audensi tersebut   berjalan dengan sangat lancar.

(Liputan Pranseda )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed